Advertisement 300 X 250


Breaking News

Beauty Of Bontang

Bontang Sekitarnya

Bontang in Memories

ScreenShoot

Showing posts with label Linux. Show all posts
Showing posts with label Linux. Show all posts

Wednesday, April 20, 2011

Cara Memilih Distro Linux

Linux adalah sebuah kernel, ada banyak kontroversi ataupun kesalahpahaman dalam penyebutan linux sebagai sebuah operating system. Tapi kita tidak usah berpusing memikirkan penyebutan tersebut,karena saat ini kita akan membahas mengenai distro linux. Distro Linux (singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain. Contoh distro linux yang popular saat ini seperti ubuntu, debian, linuxmint, fedora, dll.

Sebelum anda mulai beralih ke linux, khususnya untuk pemula yang ingin mendapatkan pengalaman menggunakan OS lain selain windows, ada beberapa hal yang dapat anda jadikan pertimbangan dalam memilih sebuah distro.

1. Ketahui kebutuhan dan tujuan anda

2. Patrikan pada diri anda bahwa anda benar-benar ingin beralih dari windows, bisa dengan meyakinkan diri anda terlebih dahulu klo software bajakan itu haram :D

3. Performa dari computer anda, mengingat ada beberapa distro yang juga memakan resource yang lumayan tinggi

4. Gunakanlah distro yang sudah digunakan teman dekat anda yang dapat dihubungi lebih cepat, dengan pertimbangan kecepatan memperoleh bantuan

5. Tingkat usaha anda dalam mempelajari sesuatu, karena jika anda memilih linux, maka anda tidak hanya sekedar next-next-finish

Berikut akan saya berikan beberapa distro dan karakteristik penggunanya.

1. Ubuntu, Linux Mint, Sabily

Jika anda adalah seorang pemula yang baru ingin mencoba linux, dan tidak pernah mencoba linux sebelumnya, maka distro ini cocok untuk anda. Salah satu distro dengan pengguna dan dukungan terbanyak adalah Ubuntu. Ubuntu merupakan salah satu distro dengan pengguna terbanyak, sehingga jika anda mengalami kendala dalam suatu hal maka anda tinggal mencari pertolongan di forum-forum yang ada di internet yang membahas tentang ubuntu. Dan ubuntu digunakan  baik oleh user pemula sampai pada advance, anda tidak perlu takut diserang dengan perkataan RTFM atau “gugling  aja oi!”, karena variasi tingkatan user tersebut akan dengan senang hati membantu anda.

Ubuntu memberikan paket minim untuk awal instalasinya, biasanya hanya berupa IM, browser, Open Office, dan music player yang sayangnya belum memiliki codec. Untuk itu sebagai pengguna ubuntu ada baiknya anda memiliki koneksi internet yang mumpuni, karena kebanyakan instalasi software update dan lain-lain membutuhkan koneksi internet. Namun jika anda tidak memiliki koneksi internet 24 jam, anda dapat menggunakan linux mint. Disini anda akan memperoleh sebuah versi ubuntu dengan aplikasi dasar yang lebih lengkap. Dan dengan tampilan yang bagus tanpa harus anda otak-atik lagi.

2. Fedora, Mandriva, Open suse

Untuk distro-distro ini saya golongkan untuk pengguna linux dengan tingkat kesulitan menengah. Karena anda yang pemula akan mendapat banyak masalah jika pengalaman pertama anda menggunakan linux menggunakan distro-distro ini. Dan tidak jarang ada yang kapok menggunakan linux karena menggunakan distro ini untuk pertama kalinya. Namun jika anda sudah mengetahui dasar-dasar dan memiliki pengalaman menggunakan linux distro ini mungkin bias cocok dengan criteria pemakaian anda.

Salah satu hal yang menurut saya menganggu dalam menggunakan distro ini adalah saat kita ingin bertanya di forum-forum. Karena kebanyakan pengguna distro ini adalah user tingkat menengah ke atas, sehingga kebanyakan mereka yang saya temukan malas untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang menurut mereka terlalu basic dan sudah banyak infonya. Dan serangan “RTFM” sangat sering diderita oleh user nubi yang mencoba distro ini.

3. Slackware, debian, CentOS, dan distro yang masih berbasis text

Jika anda pemula dan memilih distro di atas, saya sangat yakin kebanyakan dari anda akan kapok menggunakan linux. Karena memang anda harus paham lebih dari sekedar dasar dari dunia perlinuxan untuk nyaman menggunakannya. Tingkat kesulitan dari distro ini adalah tingkat atas. Distro yang pernah saya coba untuk tingkat ini adalah distro slackware dan archlinux. Dan setelah mencoba distro tersebut, saya sangat tidak menyarankan untuk menggunakan distro ini jika anda baru pertama kali menggunakan linux.

Kesimpulan:

Distro Linux Pemula

Berikut ini distro yang saya rasa cocok untuk para pemula:
1. Super OS
Distro ini merupakan versi lengkapnya Ubuntu. Anda sudah bisa menikmati mp3 atau dvd kesayangan walaupun belum anda update.

2. Ubuntu
Distro sejuta pengguna ini, merupakan salah satu distro yang banyak disukai oleh para pengguna yang masih pemula. Pengoperasian dan juga perintah-perintah dari Ubuntu yang mudah, membuat para pemula mudah untuk menggunakannya. Sayangnya, secara default anda tidak bisa mendengarkan mp3 kesayangan, melihat dvd, atau mengunjungi situs yang memiliki animasi flash. Anda harus mengupdatenya terlebih dahulu. Ubuntu Restricted Extras merupakan jalan keluar untuk menyelesaikan masalah tersebut.

3. Linux Mint

Distro keturunan dari Ubuntu ini, memiliki kelebihan dari segi restricted extras yang sudah terkurangi. Anda bisa mendengarkan mp3, melihat dvd atau mengunjungi situs yang menggunakan animasi flash kesayangan anda secara default. Sangat cocok bagi pemula.

Distro Linux Menengah
Dalam kategori ini, ada beberapa distro Linux yang cocok digunakan oleh anda yang sudah siap dengan tingkatan yang lebih tinggi. Beberapa Distro Linux dalam kategori ini adalah:
1. OpenSUSE
Distro yang memiliki logo bunglon ini, merupaan distro tingkat menengah yang sangat menawan. Selain itu, bagi anda pecinta Open SUSE, anda bisa membuat custom Live CD OpenSUSE menggunakan layanan dari SuseStudio, yang bisa anda isi sesuai dengan keinginan anda.

2. Mandriva
Distro keturunan dari Red Hat ini, adalah distro yang cukup handal. Bagi anda yang masih pemula, tentunya akan membutuhkan dukungan dari para senior yang telah menguasai Mandriva.

3. Fedora

Distro keturunan dari Red Hat. sama dengan saudaranya, Mandriva, jika anda ingin belajar Fedora, anda masih harus mendapatkan dukungan dari para senior.

Distro Linux Advance

Distro dalam kategori ini merupakan distro yang sering digunakan oleh para pengguna Linux yang sudah advance atau Master. Beberapa distro Linux dalam kategori ini adalah:
1. Debian
Distro yang menurunkan Ubuntu ini, merupakan distro yang lumayan berat digunakan oleh pemula. Walaupun distro ini memiliki perintah yang hampir sama dengan keturunannya, Ubuntu, namun distro yang satu ini tidak semudah Ubuntu.

2. Slackware
Distro yang berjuluk Gadis Desa ini, merupakan distro versi advance yang cukup mebuat para penggunanya harus bersabar dalam menghadapi masalah dan juga kesulitan dalam menghadapi distro ini. Disarankan, bagi anda yang ingin menjajal kemampuan Slackware, harus siap dengan permasalahan dan juga tingkat kesulitan yang cukup tinggi dari distro ini.

3. CentOS
Versi gratis dari Red Hat ini, cukup membuat saya memutar otak cukup keras dalam menggunakannya. Tingkat kesulitan yang cukup tinggi dari distro ini, belum cocok bagi anda yang masih pemula.

Saran:

Bagi anda yang masih pemula, anda bisa memilih distro yang berada dalam tingkat pemula. Namun, anda juga bisa memilih distro dari tingkat menengah untuk lebih mengembangkan kemampuan anda dalam belajar tentang Linux. Namun, jika anda merasa bahwa anda telah siap untuk menggunakan distro tingkat advance, anda bisa memulainya dari Debian. Saya minta maaf jika review yang ada di sini kurang lengkap. Namun, suatu saat, akan saya review satu per satu distro-distro yang ada pada artikel ini. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi anda. Selamat memilih distro yang cocok untuk anda gunakan. Namun jika anda ingin lebih mudah menentukan distro anda, anda bisa mengunjungi websit ini www.zegeniestudios.net/ldc/
Read more ...

Saturday, April 9, 2011

Panduan Dasar Cara Install Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat Untuk Pemula

Telah kita ketahui bahwa pada 10 Oktober lalu Canonical secara resmi meluncurkan sistem operasi terbaru mereka Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat. Update dan fitur-fitur baru telah disertakan bersamanya. Installer yang telah diperbarui, penggantian default font dengan font baru yang dikenal dengan Ubuntu Font Familly, pembaruan dan penyempurnaan Unity pada Ubuntu 10.10 netbook remix merupakan sedikit contoh fitur yang disertakan pada rilis Maverick Meerkat tersebut.


Tutorial berikut ditujukan bagi mereka yang baru mengenal atau ingin mengenal dan mencoba merasakan Ubuntu 10.10 sebagai sistem pada komputer yang digunakan atau bahkan bagi mereka yang belum pernah menginstal Ubuntu sebelumnya.

Hal-hal yang perlu Anda persiapkan sebelum proses instalasi adalah memastikan bahwa komputer yang akan digunakan dapat melakukan booting dari CD/DVD drive. Hidupkan komputer Anda lalu tekan F8, F11 atau tombol F12 (bergantung pada BIOS Anda) untuk mengatur CD/DVD-ROM sebagai media booting pertama kali.

Anda juga memerlukan sebuah CD/DVD installer Ubuntu 10.10 yang sesuai dengan arsitektur yang digunakan (i386 atau amd64), jika belum memilikinya, Anda dapat mendownload terlebih dahulu melalui link download Ubuntu 10.10 yang kami sediakan pada artikel ini. Setelah installer berhasil di-download, silahkan bakar file ISO yang didapatkan dengan aplikasi pembakar CD/DVD seperti Nero, CDBurnerXP, Roxio atau aplikasi lain yang Anda sukai pada CD kosong dengan kecepatan 8x.

Bagi Anda yang baru pertama kali mengenal Linux dan ingin menginstal sendiri Ubuntu 10.10 sebagai pembelajaran, kami sangat menyarankan Anda melakukannya pada komputer dengan hardisk kosong yang tak ada data atau sistem lain di dalamnya, sebab kesalahan atau kegagalan selama proses instalasi dapat menyebabkan semua data atau sistem yang telah ada akan hilang/terhapus dan tidak akan pernah bisa dikembalikan lagi!!!.

Setelah semua perangkat yang dibutuhkan siap dan Anda telah memahami risiko yang mungkin terjadi jika ada kesalahan, langsung saja kita mulai peroses instalasi Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat.

Masukkan CD/DVD installer Ubuntu 10.10 kedalam CD/DVD drive lalu restart komputer Anda. Tunggulah beberapa saat hingga installer Ubuntu selesai diload...

ubuntu 10.10 bojalinuxer


Tak lama kemudian anda akan disodori sebuah wizard instalasi. Silahkan pilih bahasa yang ingin Anda gunakan lalu klik tombol "Install Ubuntu" untuk melanjutkan...
Catatan: Bagi Anda yang belum ingin mengistal Ubuntu 10.10 namun ingin mencoba merasakan sistem operasi ini, klik tombol "Try Ubuntu" untuk menjalankan Ubuntu 10.10 sebagai Live CD.


ubuntu 10.10 bojalinuxer


Persiapan menginstal Ubuntu.


Pastikan Anda memiliki semua persyaratan minimal yang dibutuhkan. Sebagai pilihan, Anda dapat men-download pembaruan saat proses instalasi dan/atau menginstal software pihak ketiga, seperti dukungan MP3, hanya dapat dilakukan jika Anda memiliki koneksi internet saat instalasi. Perlu diketahui, kalau semua pilihan itu di aktifkan maka proses instalasi akan memerlukan waktu yang lebih lama.

 


ubuntu 10.10 bojalinuxer
Mengalokasikan drive space


Pada layar ini Anda memiliki tiga pilihan:


ubuntu 10.10 bojalinuxer

1. Install alongside other operating systems - Instal bersama sistem operasi lain


Pilih opsi ini HANYA jika Anda memiliki OS lain (misalnya Windows XP) telah terinstal pada komputer dan Anda ingin sistem dual boot. (Tidak kami sarankan bagi Anda yang belum pernah sama sekali melakukan instalasi sistem operasi Linux)

Catatan: Ingat bahwa, setelah proses instalasi, boot loader Windows akan ditimpa oleh boot loader Ubuntu!!!.

2. Erase and use the entire disk - Menghapus dan menggunakan seluruh hardisk

Pilih opsi ini jika Anda ingin menghapus sistem operasi yang telah ada atau hardisk masih kosong dan Anda ingin membiarkan installer secara otomatis mempartisi hardisk. Ini adalah opsi yang disarankan untuk semua pengguna, khususnya bagi mereka yang ingin sistem operasi tunggal pada komputernya.

3. Specify partitions manually (advanced) - Menentukan partisi secara manual (untuk tingkat mahir).

Pilihan ini direkomendasikan HANYA untuk pengguna tingkat lanjut untuk membuat partisi khusus atau memformat hardisk dengan file system lain dari yang telah ditentukan. Cara ini juga dapat digunakan untuk membuat partisi /home secara terpisah yang sangat berguna jika kelak Anda menginstal ulang seluruh sistem.

Berikut adalah cara mempartisi manual:

  • Pilih "Specify partitions manually (advanced)" lalu klik tombol "Forward";

  • Pastikan bahwa hardisk yang dipilih telah benar. "/dev/sda" adalah hardisk pertama. "/dev/sdb" adalah hardisk kedua pada komputer Anda. Jadi, pastikan bahwa Anda tahu mana yang ingin Anda format! Jika tidak, Anda akan kehilangan SEMUA DATA yang ada didalamnya!!!;

  • Kami asumsikan hardisk yang Anda pilih adalah kosong (tidak ada sistem operasi lain atau data penting didalamnya) tetapi telah memiliki beberapa partisi. Pilih salah satu partisi tersebut lalu klik tombol "Delete". Lakukan langkah ini untuk partisi lain pada hardisk yang telah dipilih hingga semua partisi dihapus dan Anda memiliki sebuah "free space" tunggal;

  • Pilih pada ruang kosong tersebut, klik tombol "Add". Pada jendela baru, masukkan nilai 2048 dalam kotak "New partition size in megabytes" lalu pilih opsi "swap area" pada menu dropdown "Use as". Klik tombol OK, dalam beberapa detik Anda akan melihat sebuah partisi "swap" sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan;

  • Pilih pada ruang kosong yang masih ada, klik tombol "Add". Pada jendela baru, pilih opsi "Primary", masukkan nilai antara 10.000 sampai 50.000 dalam kotak "New partition size in megabytes" lalu pilih "/" pada menu dropdown "Mount point". Klik tombol OK, dalam beberapa detik Anda akan melihat sebuah partisi "ext4 /" sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan;

  • Pilih pada ruang kosong yang masih ada, klik tombol "Add". Pada jendela baru, pilih opsi "Primary", masukkan nilai antara 30.000 sampai 50.000 (atau seberapapun sisa ruang hardisk yang masih ada) dalam kotak "New partition size in megabytes" lalu pilih "/home" pada menu dropdown "Mount point". Klik tombol OK, dalam beberapa detik Anda akan melihat sebuah partisi "ext4 /home" sesuai dengan ukuran yang telah Anda tentukan.


ubuntu 10.10 bojalinuxer
Tabel partisi hardisk akan terlihat seperti contoh berikut ini...

ubuntu 10.10 bojalinuxer
Peringatan: Pada langkah ini, semua isi hardisk akan dihapus dan tidak dapat dikembalikan lagi...

Klik tombol "Install Now" untuk melanjutkan proses instalasi...

ubuntu 10.10 bojalinuxer
Catatan: Pada langkah ini hardisk akan dihapus lalu dipartisi, data pada CD akan disalin kedalam hardisk dan Anda dapat sedikit bersantai sambil memasukkan informasi yang diperlukan.

Where are you? - Di mana Anda berada?

Layar ini akan menampilkan peta bumi. Setelah memilih lokasi tempat tinggal Anda, waktu sistem akan disesuaikan secara otomatis. Anda dapat menentukan lokasi Anda dengan meng-klik pada peta atau cukup ketik nama kota dalam kotak dibawahnya. Klik tombol "Forward" setelah Anda menentukan lokasi yang diinginkan...

ubuntu 10.10 bojalinuxer
Keyboard layout.

Pada layar ini, Anda dapat memilih susunan keyboard yang diinginkan atau biarkan dalam pilihan default. Anda juga dapat mengklik tombol "Figure Out Keyboard Layout" untuk indentifikasi yang lebih baik dari layout keyboard Anda. Klik tombol "Forward" jika Anda telah selesai menentukan konfigurasi keyboard...

ubuntu 10.10 bojalinuxer
Who are you? - Siapakah Anda?

Pada layar ini, Anda harus memasukkan informasi yang sesuai. Isi kolom dengan nama asli Anda, nama komputer (secara otomatis terisi, tetapi bisa Anda ubah), nama yang Anda gunakan untuk login (disebut juga "username", yang akan diperlukan untuk login ke sistem) dan password yang ingin Anda gunakan.

Masih pada langkah ini, ada sebuah opsi bernama "Log in automatically". Jika Anda memilih opsi itu, Anda akan secara otomatis login ke desktop Ubuntu.

Opsi lainnya, "Encrypt my home folder", ini akan mengenkripsi instalasi Ubuntu (jika Anda tidak tahu manfaatnya, sebaiknya jangan aktifkan opsi ini). Klik tombol "Forward" untuk melanjutkan...

ubuntu 10.10 bojalinuxer
Pada tahap ini Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) akan diinstal...

ubuntu 10.10 bojalinuxer
Setelah 10 sampai 15 menit (bergantung pada spesifikasi komputer Anda), jendela pop-up akan muncul yang memberitahukan bahwa instalasi telah selesai, Anda harus me-restart komputer untuk dapat menggunakan sistem operasi Ubuntu yang baru saja diinstal. Klik tombol "Restart Now"...

ubuntu 10.10 bojalinuxer
CD/DVD instalasi akan dikeluarkan, ambil CD/DVD itu lalu tekan "Enter" untuk me-reboot. Komputer akan di-restart dan dalam beberapa detik Anda akan melihat boot splash Ubuntu...

ubuntu 10.10 bojalinuxer
Pada layar login, klik username lalu masukan password Anda. Klik tombol "Log In" atau tekan Enter untuk log in...

ubuntu 10.10 bojalinuxer
Desktop Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) telah siap Anda gunakan...

ubuntu 10.10 bojalinuxer

 
Panduan cara menginstal Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat dalam bentuk ebook, silakan klik salah satu link di bawah ini:

http://www.scribd.com/doc/39103452/Pemasangan-Ubuntu-10-10
Atau
http://dl.dropbox.com/u/6786897/39103452-Pemasangan-Ubuntu-10-10.pdf


Selamat mencoba...

Sumber: softpedia.com
Read more ...

Download Ubuntu 10.10 Final Release (Maverick Meerkat)



Ubuntu - Sesuai dengan rencana, tgl 10 Oktober 2010, Canonical dengan bangga mengumumkan peluncuran sistem operasi kebanggan mereka, Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat. Pengumuman ini menjadi penghujung setiap langkah yang telah kita ikuti bersama, sejak rilis alpha hingga release candidate. Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat resmi diluncurkan setelah melewati tiga rilis alpha, satu rilis beta dan sebuah release candidate.

Tak perlu berpanjang lebar lagi, berikut ini adalah fitur-fitur menarik yang datang bersama Maverick Meerkat.

Yang baru pada Ubuntu 10.10:

  • GNOME 2.32.0 desktop environment;

  • Linux kernel 2.6.35.3;

  • Nouveau video driver;

  • X.Org 7.5;

  • Xorg Server 1.9.0;

  • Compiz Fusion 0.8.4;

  • New artwork.




Fitur-fitur Ubuntu 10.10:

  • Installer diubah total - lebih mudah digunakan;

  • 17 wallpaper baru - dari berbagai fotografer di seluruh dunia;

  • Peningkatan default theme - Ambiance sebagai default theme telah diubah dan tampak luar biasa;

  • Font baru yang mengagumkan - font default telah diganti dengan yang baru dan indah;

  • Ubuntu One untuk Android dan iPhone - itu akan memungkinkan pengguna dengan mudah mensinkronisasi seluruh koleksi musik mereka ke smartphone Android atau perangkat iOS 4 dari Apple;

  • OneConf - memungkinkan pengguna dengan mudah mensinkronkan beberapa aplikasi yang diinstal melalui beberapa mesin, via Ubuntu Software Center;

  • Peningkatan Ubuntu Software Center - menawarkan deskripsi yang lebih baik, apa yang baru dan tambahan lainnya;

  • Dukungan untuk aplikasi komersial - sekarang terintegrasi dalam Ubuntu Software Center;

  • Peningkatan aplikasi Kalkulator - gcalctool telah benar-benar diubah dan memiliki fitur canggih;

  • Peningkatan Indikator applet - Volume control applet sekarang mendukung Rhythmbox;

  • Perbaikan Computer Janitor app - sekarang lebih cerdas dan lebih cepat dari sebelumnya;

  • Mendukung gerakan dengan multi-touch - dukungan untuk gerakan dengan multi-touch dimungkinkan melalui Ubuntu's uTouch 1.0 gesture dan multi-touch stack.



Aksesoris:

  • Calculator 5.32.0 (sebuah kalkulator aritmatika, ilmiah atau keuangan);

  • Character Map 2.32.0 (untuk memasukkan karakter khusus ke dalam dokumen);

  • Baobab 2.31.1 (analisa penggunaan disk);

  • Search for Files (aplikasi default sistem pencarian);

  • Gnome Screenshot 2.32.0 (menyimpan gambar dari desktop atau jendela individu);

  • Gnome Terminal 2.32.0 (anda dapat menggunakan command-line);

  • Gedit 2.30.3 (editor teks kecil dan ringan dengan spell-checker intuitif);

  • Tomboy 1.4.0 (aplikasi pencatat desktop).


Grafik:

  • Shotwell 0.7.2 (foto manajer, editor dan importir RAW);

  • OpenOffice.org Drawing 3.2.1 (gambar, logo, editor dan pembuatan diagram);

  • Simple Scan 2.32.0 (scan, copy dan fax gambar).


Internet:

  • Empathy 2.32.0 (IM multi-protocol);

  • Evolution Mail 2.30.3 (e-mail client);

  • Firefox 3.6.10 (web browser yang populer);

  • Gwibber 2.32.0.1 (Microblogging);

  • Vinagre 2.30.2 (remote desktop viewer);

  • Terminal Server Client 0.150 (rdesktop, vncviewer, wfica, frontend Xnest);

  • Transmission 2.04 (BitTorrent client yang ringan).


Perkantoran:

  • Dictionary 2.31.1 (alat untuk mencari definisi kata dan ejaan di kamus online);

  • Evolution Mail and Calendar 2.30.3 (e-mail client);

  • OpenOffice.org Suite 3.2.1 (spreadsheet, presentasi dan pengolah kata).


Sound dan Video:

  • Brasero 2.32.0 (aplikasi pembakar CD/DVD);

  • Totem 2.32.0 (pemutar DVD-Video, DivX, XviD, WMV, MOV);

  • PiTiVi 0.13.5 (editor dan pembuat film);

  • Rhythmbox 0.13.1 (Last.fm, radio dan pemutar musik);

  • Sound Recorder 2.31.6 (alat perekam audio).



Utilitas Administrasi Sistem:

  • Computer Janitor 2.0.4 (alat untu menghapus file-file usang dan membersihkan sistem anda);

  • Palimpsest Disk Utility 2.30.1 (disk drive manajemen dan utilitas konfigurasi);

  • Synaptic Package Manager 0.63.1 (install, hapus dan upgrade paket software);

  • Ubuntu Software Center 3.0.4 (software installer/updater tool).


Tempat Download Ubuntu 10.10 :

ubuntu-10.10-alternate-amd64.iso 694M Alternate install CD for 64-bit PC (AMD64) computers (standard download)

ubuntu-10.10-alternate-amd64.iso.torrent 27K Alternate install CD for 64-bit PC (AMD64) computers (torrent download)

ubuntu-10.10-alternate-i386.iso 693M Alternate install CD for PC (Intel x86) computers (standard download)

ubuntu-10.10-alternate-i386.iso.torrent 27K Alternate install CD for PC (Intel x86) computers (torrent download)

ubuntu-10.10-desktop-amd64.iso 695M Desktop CD for 64-bit PC (AMD64) computers (standard download)

ubuntu-10.10-desktop-amd64.iso.torrent 27K Desktop CD for 64-bit PC (AMD64) computers (torrent download)

ubuntu-10.10-desktop-i386.iso 693M Desktop CD for PC (Intel x86) computers (standard download)

ubuntu-10.10-desktop-i386.iso.torrent 27K Desktop CD for PC (Intel x86) computers (torrent download)

ubuntu-10.10-netbook-i386.iso 696M Netbook live CD for PC (Intel x86) computers (standard download)

ubuntu-10.10-netbook-i386.iso.torrent 28K Netbook live CD for PC (Intel x86) computers (torrent download)

ubuntu-10.10-server-amd64.iso 642M Server install CD for 64-bit PC (AMD64) computers (standard download)

ubuntu-10.10-server-amd64.iso.torrent 25K Server install CD for 64-bit PC (AMD64) computers (torrentdownload)

ubuntu-10.10-server-i386.iso 627M Server install CD for PC (Intel x86) computers (standard download)

ubuntu-10.10-server-i386.iso.torrent 25K Server install CD for PC (Intel x86) computers (torrent download)

ubuntustudio-10.10-alternate-amd64.iso 1.7G Alternate install DVD for 64-bit PC (AMD64) computers (standard download)

ubuntustudio-10.10-alternate-amd64.iso.torrent 70K Alternate install DVD for 64-bit PC (AMD64) computers (torrentdownload)

ubuntustudio-10.10-alternate-i386.iso 1.7G Alternate install DVD for PC (Intel x86) computers (standard download)

ubuntustudio-10.10-alternate-i386.iso.torrent 68K Alternate install DVD for PC (Intel x86) computers (torrent download)

kubuntu-10.10-alternate-amd64.iso 695M Alternate install CD for 64-bit PC (AMD64) computers (standard download)

kubuntu-10.10-alternate-amd64.iso.torrent 28K Alternate install CD for 64-bit PC (AMD64) computers (torrent download)

kubuntu-10.10-alternate-i386.iso 687M Alternate install CD for PC (Intel x86) computers (standard download)

kubuntu-10.10-alternate-i386.iso.torrent 27K Alternate install CD for PC (Intel x86) computers (torrent download)

kubuntu-10.10-desktop-amd64.iso 696M Desktop CD for 64-bit PC (AMD64) computers (standard download)

kubuntu-10.10-desktop-amd64.iso.torrent 28K Desktop CD for 64-bit PC (AMD64) computers (torrent download)

kubuntu-10.10-desktop-i386.iso 696M Desktop CD for PC (Intel x86) computers (standard download)

kubuntu-10.10-desktop-i386.iso.torrent 28K Desktop CD for PC (Intel x86) computers (torrent download)

xubuntu-10.10-alternate-amd64.iso 667M Alternate install CD for 64-bit PC (AMD64) computers (standard download)

kubuntu-10.10-alternate-amd64.iso.torrent 26K Alternate install CD for 64-bit PC (AMD64) computers (torrent download)

xubuntu-10.10-alternate-i386.iso 656M Alternate install CD for PC (Intel x86) computers (standard download)

xubuntu-10.10-alternate-i386.iso.torrent 26K Alternate install CD for PC (Intel x86) computers (torrent download)

xubuntu-10.10-desktop-amd64.iso 693M Desktop CD for 64-bit PC (AMD64) computers (standard download)

xubuntu-10.10-desktop-amd64.iso.torrent 27K Desktop CD for 64-bit PC (AMD64) computers (torrent download)

xubuntu-10.10-desktop-i386.iso 697M Desktop CD for PC (Intel x86) computers (standard download)

xubuntu-10.10-desktop-i386.iso.torrent 27K Desktop CD for PC (Intel x86) computers (torrent download)

edubuntu-10.10-dvd-amd64.iso 2.4G Install/live DVD for 64-bit PC (AMD64) computers (standard download)

edubuntu-10.10-dvd-amd64.iso.torrent 49K Install/live DVD for 64-bit PC (AMD64) computers (torrent download)

edubuntu-10.10-dvd-i386.iso 2.4G Install/live DVD for PC (Intel x86) computers (standard download)

edubuntu-10.10-dvd-i386.iso.torrent 48K Install/live DVD for PC (Intel x86) computers (torrent download)

mythbuntu-10.10-desktop-amd64.iso 685M Desktop CD for 64-bit PC (AMD64) computers (standard download)

mythbuntu-10.10-desktop-amd64.iso.torrent 27K Desktop CD for 64-bit PC (AMD64) computers (torrent download)

mythbuntu-10.10-desktop-i386.iso 643M Desktop CD for PC (Intel x86) computers (standard download)

mythbuntu-10.10-desktop-i386.iso.torrent 25K Desktop CD for PC (Intel x86) computers (torrent download)

maverick-dvd-amd64.iso 4.2G Install/live DVD for 64-bit PC (AMD64) computers (standard download)

maverick-dvd-i386.iso 4.1G Install/live DVD for PC (Intel x86) computers (standard download)
Sumber: softpedia.com
Read more ...

Monday, April 4, 2011

Ada apa dengan Open Source?

Sudah lama, didengungkan jargon teknologi yang lebih hijau. Secara umum teknologi hijau adalah segala sesuatu yang didefinisikan dalam teknologi yang lebih ramah lingkungan. Lebih ramah lingkungan diimplementasikan lebih jauh kepada segala sesuatu yang lebih hemat sumberdaya, lebih tidak merusak lingkungan, lebih akrab dengan manusia dan alam, dan seterusnya. Bagaimana dengan kecenderungan dunia Tekonologi Informasi dan Komunikasi (TIK)? Rasanya juga tak luput dari isu itu: mencari alternatif teknologi yang lebih hijau atau ramah lingkungan.

Kesinambungan
Salah satu unsur yang penting dalam teknologi hijau adalah kesinambungan. Dalam dunia TIK dan piranti lunak, hal ini mengarah kepada piranti lunak yang punya keberlanjutan, atau kemungkinan untuk selalu terpelihara dan mendapat dukungan. Mudah sekali mencari contohnya. Banyak sekali piranti lunak propietary yang tak berlanjut atau dihentikan dukungannya oleh pembuatnya. Bagi kita sebagai pengguna, pilihan yang tersedia kemudian adalah membeli piranti lunak mereka yang terbaru atau berhadapan dengan kemungkinan buruk kehilangan dukungan sehingga piranti lunak itu justru akan mengancam pekerjaan kita dengan kerentannya terhadap virus atau ketakstabilan.

Memang ada piranti lunak berbayar, seperti yang digunakan industri perbankan, dimana vendor pengembangnya, menyediakan dukungan yang tak putus dan terjamin. Tetapi harga layanan dan jaminan itu hanya mampu dibayar oleh korporasi besar, bukan pengguna personal/pribadi. Tetapi kurang lebih dua dasawarsa lalu, sejak gerakan Free Software hadir dan kemudian kernel linux dimasukkan ke dalam piranti lunak-piranti dengan lisensi bebas dalam kategori Free Software Foundation, maka pengguna personal jadi punya kemungkinan itu menjaga kesinambungan piranti lunak yang digunakannya, setidaknya dimulai dari sistem operasi.

Perkembangan dan kemajuan penetrasi penggunaan internet, membuat piranti lunak semakin rentan dari serangan terbuka dan ketakstabilan kinerja. Untuk itu perlu dukungan dari pembuat, penyedia layanan atau komunitas pengembangnya. Bayangkan ketika suatu saat sebuah vendor besar pembuat piranti lunak menghentikan dukungannya pada sistem operasi tertentu buatannya. Maka jika tak membajak, mau tak mau kita akan mengikuti upgrade ke sistem operasi terbarunya. Padahal sistem operasi terbaru tersebut memiliki kebutuhan dukungan perangkat keras dengan spesifikasi yang lebih tinggi ditambah dengan tak semua piranti lunak yang kita gunakan di sistem operasi lama akan berjalan sempurna di sistem operasi baru. Maka mau tak mau pula kita harus siap merogoh kocek untuk mendapatkan spesifikasi perangkat keras yang lebih tinggi atau lebih baik.

Di dunia opensource, kesinambungan ini penting, dan biasanya ketika sponsor utama pengembangan piranti lunak tersebut berhenti memberikan dukungan, hampir selalu ada komunitas yang kemudian meneruskan (fork) pengembangan piranti lunak tersebut secara mandiri. Contohnya adalah, kode sumber yang diberikan oleh Borland untuk Interbase, kemudian memunculkan fork-nya berupa Firebird dari komunitas Opensource yang justru masih eksis sampai saat ini, lepas dari Borland yang membuat CodeGear yang sudah diakuisi sepenuhnya oleh Embarcadero. Pemberhentian OpenSolaris setelah akusisi SUN oleh Oracle juga memunculkan Illumos dari komunitas OpenSolaris dan turunannya dikembangkan bersama dengan Nexenta, Berlios, Joyent dll. Dan masih banyak lagi proyek-proyek Opensource yang terus terjaga kesinambungannya justru karena keberadaan kemunitas pengembang bebasnya.

Reduksi Sumberdaya
Banyak proyek-proyek Opensource menghasilkan piranti lunak yang lebih mereduksi sumberdaya, memberdayakan sumberdaya lama, mengurangi biaya pemeliharaan, dan memandirikan pengembang. Sejak kelahirannya piranti lunak Opensource sebagian besar adalah usaha hobbyist yang ingin memberdayakan apa yang ada padanya. Jika dulu komputasi besar diasosiasikan pada komputer-komputer mainframe dan mini yang kuat, besar tapi mahal. Maka saat ini, Opensource memberdayakan komputer-komputer personal secara lebih, dan menginspirasi kelahiran teknologi clustering, yang pada dasarnya adalahh menggabungkan sejumlah besar komputer personal untuk memproses secara keroyokan pekerjaan-pekerjaan yang dulu hanya dibebankan pada komputer kelas mainframe.

Routing yang didominasi oleh router-router besar dan mahal, sekarang bisa dijangkau oleh perusahaan rumahan, pengguna rumahan, kost-kstan mahasiswa dan UKM justru hanya dengan memberdayakan sistem operasi lama sebagai router, internet gateway, content filter, proxy, email sampai fileserver. Perubahan ini tak hanya di routing internet tapi juga layanan-layanan komputasi lainnya dalam skala yang lebih kecil, oleh karenanya sumberdaya yang dibutuhkan sebenarnya juga tak perlu besar. Tapi yang terjadi malah bisa terjadi reduksi kebutuhan sumberdaya dan ujung-ujungnya adalah penghematan.

Inovasi
Di dunia Opensource, inovasi adalah separuh dari nyawanya. Ketika inovasi berhenti, maka piranti lunak tersebut akan mati. Seluruh hasil karya piranti lunak Opensource adalah hasil inovasi. Sebutlah GNU/Linux, yang sebenarnya adalah sebutan untuk kernel yang dimulai pekerjaannya oleh Linus Torvalds. Tapi ini adalah perkerjaan yang bersifat hobi. Rasanya kita perlu berterimakasih pada para pengembang piranti lunak Opensource atas karya dan inovasi terbaik mereka yang bisa kita gunakan saat ini. Dan cara berterimakasih terbaik adalah memberikan donasi yang pantas atau berkontribusi dalam pengembangan piranti lunak Opensource.

Sering orang membayangkan, kontribusi yang bisa diberikan selalu berupa ikut membuat program, padahal banyak kontribusi lain, berupa keaktifan pada kounitas, sumbangan ide, saran dan umpan balik sampai dokumentasi piranti lunak Opensource. Ketika orang-orang marketing menelurkan jargon "differentiate or die", komunitas Opensource sudah melakukannya lebih dahsyat lagi. Dari kernel linux yang lahir tahun 90-an, lahir distribusi-distribusi besar yang mengemas GNU/Linux menjadi sebuah sistem operasi yang siap digunakan. Saat ini sudah ada ratusan distribusi sistem operasi dengan kernel GNU/Linux yang multi fungsi atau berbagai keperluan khusus dan spesialisasi tertentu.


Keping demi Keping
Tak semua hal dibangun dari nol (build from scratch). Piranti lunak Opensource juga dibangun dri kepingan-kepingan inovasi atau bahkan kebutuhan-kebutuhan tertentu. Pada tiap kepingan itu, disajikan kepada komunitas dengan kontrol ketat dari komunitas itu sendiri. Jadi jika ada kesalahan desain, lubang keamanan, kesengajaan atau kesembronoan pengembangan, ada banyak anggota komunitas yang membaca isi kode pengembangannya.

Sebenarnya itulah yang membuat faktor keamanan dan kemajuan pengembangan piranti lunak Opensource. Bahkan, kepingan-kepingannya bisa datang dari mana saja. Sebuah distribusi sistem operasi GNU/Linux terutama dibangun oleh kernel yang dikompilasi oleh GNU C Compiler yang dibuat pertama kali oleh Richard Stallman, dedengkot gerakan Free Software. Kontribusi Richard inilah basis dasar pembentuk kekuatan FOSS (Free Opensource Software) yang Richard sendiri lebih suka hanya menyebut Free Software (tanpa Opensource). Dari kernel, lahir pustaka-pustaka pembentuk pondasi, lalu piranti-piranti lunak sesuai kebutuhan, sampai selengkap seperti saat ini.

Komersialisasi Opensource
Tak ada yang menolak komersialisasi Opensource dengan frontal. Opensource bukan berarti penolakan atas komersialisasi. Opensource dari sisi dagang hanya mengubah dan memunculkan model-model baru layanan komersial berbasis Opensource. Berbeda dengan ranah piranti keras, dimana pendekatan teknologi hijau, selalu mengarah kepada pengadaan perangkat baru yang lebih mahal dan membuang perangkat lama. Pada piranti lunak, pendekatan hijau selalu mengarah kepada kebebasan memilih dan penyediaan alternatif yang lebih ramah, hemat dan inovatif.

Misal pada AC yang menempelkan teknologi smart inverter, pasti akan jauh lebih mahal dari AC yang tidak berteknologi tersebut. TV LCD yang hemat daya pasti juga akan lebih mahal daripada TV CRT (tabung). Sementara Opensource, mendayagunakan PC-PC lama menjadi router, internet gateway, firewall atau SAN Storage (bandingkan mahalnya dengan SAN Storage sebenarnya jadi-jadian untuk rumahan. Tapi fungsional, cepat, tak sulit dikonfigurasi dan tak buruk kinerjanya.

Komersialisasi Opensource bisa berupa kustomisasi piranti lunak Opensource untuk kebutuhan-kebutuhan khusus. Model-model yang dominan saat ini adalah layanan-layanan khusus dan dukungan seperti pionir dari Opensource Redhat. Redhat dan Novell adalah dua nama yang dapat dijadikan jaminan bagi layanan komersial dukungan teknis untuk distribusi Linux mereka.

Hijaunya Opensource
Bayangkan berapa pajak piranti lunak yang dipungut oleh vendor sistem operasi, jika hanya ada mereka yang bisa membuat kita berinteraksi dengan mesin, PC, Laptop atau Smartphone? Yang tak mampu bayar pajak, lalu jadi pembajak. Tapi kehadiran Opensource jelas mengubah peta tersebut dalam 2-3 dekade terakhir. Komputasi skala enterprise atau rumahan bisa saja dengan bahan baku yang tak jauh beda. Orang terus bergerak maju dengan piranti lunak dan perangkat keras yang lebih masal, mini dan hemat daya tetapi dengan lebih banyak alternatif. Android, Symbian dan Meego telah hadir bersama dengan iOS (Apple), Windows7 (Microsoft), BlackberryOS (Blackberry), WebOS (HP) atau Bada (Samsung). Dan jika digabungkan pangsa Symbian + Android masih diatas lainnya.

Tak pelak lagi, Opensource menjanjikan teknologi yang lebih hijau dengan reduksi sumberdaya dan cara pengembangan, dan justru menjadi sangat inovatif. Rasanya alternatif komputasi ini yang harus ditinjau oleh pemerintah negara berkembang, baik dari sisi implementasi pada sistem informasi mereka maupun adopsi semangatnya dalam kurikulum pendidikan.

Sumber :

http://meta.wacana.net
Read more ...

Sunday, April 3, 2011

Ini Kelebihan Linux... Mau?

Linux adalah sebuah Unix-jenis sistem operasi awalnya dibuat oleh Linus Torvalds dengan bantuan dari pengembang di seluruh dunia. Dikembangkan di bawah GNU General Public License, kode sumber untuk Linux tersedia secara bebas untuk semua orang.Ada banyak Varian dari Linux yang di kembangkan di seluruh dunia sebagai Sistem operasi yang Free dan Open source yang sering di kenal dengan Istilah FOSS (Free/Open Source Software).Foss adalah Konsep berbagi , merdekan dan terbuka.

  1. Anda tidak perlu membeli Linux OS dan mengeluarkan Uang yang mahal untuk membeli CD Windows yang Original.

  2. Anda tidak Perlu takut Untuk di Sweeping atau di Razia Software karena Linux Free.

  3. Anda telah membantu mengurangi Pembajakan Software dan tidak perlu membeli Licensi Key/ Keygen.

  4. Apakah Anda suka internet? The TCP / IP protokol dibangun pada UNIX komputer (Linux)

  5. sedangkan Windows hanya embraced TCP / IP sebagai protokol asli dari Windows 2000.

  6. Sobat tidak perlu defragment Linux Selalu untuk selamanya..^_^

  7. Linux lebih aman karena Linux memiliki filosofi menjalankan proses pada tingkat

  8. terendah yang diperlukan akses.

  9. lebih dari 80% dari atas 500 supercomputers di dunia menjalankan Linux

  10. Jika anda memerlukan sebuah kantor suite Anda dapat men-download Open Office (Free)

  11. Anda tidak menderita vendor lock-in dengan Linux.

  12. Linux OS dapat menjalankan distribusi yang sama persis pada sistem 32-bit, 64-bit sistem sedangkan Windows Bajakan yang sering digunakan di Indonesia adalah Windows 32 Bit.

  13. Komunitas linux adalah orang yang berlimpah dengan keinginan untuk saling membantu memecahkan masalah apapun pengalaman serta berbagi tips dan ide untuk kreativitas.


  14. Linux tidak crash tanpa alasan jelas sewaktu di Jalankan.

  15. Linux tidak dapat membuat sistem anda unusable seperti yang sering di temukan di Windows.

  16. Pada Sistem Operasi Windows ketika selesai Update Antivirus dan Instal software seringnya meminta untuk Restart/reboot bahkan kadang Restart secara Otomatis (Windows Maksa Bro biar systemnya Update).Tetapi Linux tidak reboot dengan sendirinya (Otomatis)

  17. Linux dapat membaca dengan baik lebih dari seratus berbagai jenis file system.

  18. Sobat memiliki hak untuk mengubah apa-apa saja yang berada di dalam Linux jika memiliki kemampuan dan skill asal masih mencantumkan Varian Linuxnya.

  19. Sobat tidak akan terjebak dengan legacy application dimana vendor maupun providernya telah ditutup dan tak dapat memperbaruinya.

  20. Linux happily akan menginstal sendiri pada partisi hardisk logis. Anda tidak dibatasi untuk partisi utama.

  21. Linux dapat dijalankan dari CD tanpa harus mempengaruhi apa yang sudah di hard disk dari komputer.(IGOS OS yang murni Sistem Operasi buatan Indonesia yang di ambil dari Varian Fedora Linux pernah memberikan saya Live CD IGOS...Thanx IGOS..Promosi dikit)

  22. Tidak ada 1 Sistem Operasipun yang bisa meng-klaim terbebas dari serangan Virus maupun Trojan termasuk Linux.Tapi setidaknya Linux tetap lebih aman karena Linux merupakan Open source dan masih sedikitnya orang yang mengetahui tentang Scripting pembuatan Virus di Linux..hehe

  23. Pada Linux Anda mendapatkan khusus suite yang berisikan pendidikan dan permainan. Windows versi ini tidak dikembangkan, dan harus membeli Licensi.

  24. Anda tidak perlu untuk mencari Resor vendor atau menggunakan situs Windows Update untuk melakukan sesuatu pekerjaan.

  25. Anda dapat membuat sendiri distro Linux jika Anda inginkan. Bayangkan "MyLinux" untuk diberikan kepada semua teman dan keluarga Anda.(Ga kebayang kalau ada "DevitLinux" Mimpi kali y...Boleh dong...hehe).Kidding Sob...dan dengan catatan kita bisa mendistribusikannya ke setiap orang tanpa harus per-izinan alias Birokrasi dan akhirnya anda terkenal deh..

  26. Linux dapat membantu Anda menghapus spam tanpa biaya. Bahkan, Spam Assassin - salah satu yang paling populer open source anti-spam system - adalah dasar dari banyaknya komersial produk anti-spam. Kontras oleh produk seperti Symantec Mail Keamanan adalah sekitar $ 30/mailbox. Layanan seperti MessageLabs juga biaya per surat.

  27. (Waw mending buat email Baru deh kalau email Saya di kirim Spam Assassin daipada Bayar!)

  28. Perangkat lunak open source menawarkan versi yang lebih baik dari Microsoft Office SharePoint Server dari Microsoft

  29. Linux adalah sebuah sistem multi-user . Anda dapat memiliki banyak ratusan semua pengguna Linux yang bekerja di salah satu sistem. Sedangkan Windows Terminal Services menawarkan tapi tidak standar, dan ada yang ekstra lisensi per pengguna.

  30. Linux sangat kuat bahasa scripting yang memberikan kekuatan besar untuk sistem administrator.

  31. Proyek honeypot menemukan bahwa sebuah unpatched Linux server dapat lebih bertahan jika terkoneksi dengan Internet.sementara patch Windows' server akan bangkrut dalam waktu beberapa jam.Bahkan tanpa patch, Linux masih lebih baik daripada Windows.

  32. An out-of-the-box sistem Linux dapat digunakan untuk yang jauh lebih besar dari berbagai kepentingan yang out-of-the-box sistem Windows. Anda akan mail server, web server, database server, dan file-print server, intranet server, remote akses server, VPN server, server FTP - apapun yang Anda inginkan, benar-benar.

  33. Linux tidak membatasi bagaimana konten digunakan pada sistem. Tidak ada manajemen hak digital (DRM) perlambatan bawah komputer atau menyebabkan konflik dengan hardware atau software. Tinggi kualitas audio visual keluaran tidak artificially direndahkan. Dengan Linux anda dapat memutar musik, menonton film dan menjalankan perangkat lunak. Sistem operasi tidak akan terganggu dengan adil-hak untuk menggunakan konten Anda sendiri.

  34. Sobat tidak akan menanyakan ke Mama...Ma mengapa RUNDLL32.EXE ?? hehe..^_^

  35. Berapa banyak kertas dan plastik yang digunakan untuk membuat dan mendistribusikan semua kotak set produk Microsoft? Linux adalah bebas didownload dari Internet.

  36. Beberapa vendor perangkat keras seperti ASUS akan mencari embedding Linux di silicon untuk membuat generasi berikutnya komputer mulai lebih cepat. Anda tidak boleh melakukan ini dengan Windows, dan jika tidak mungkin ia akan datang dengan kenaikan harga karena perizinan.

  37. Linux tidak akan mati karena open source dan Free.Tidak seperti Sistem Operasi yang Lain.Maaf Y Vendor yang OS yang telah Tutup BeOS, AmigaOS


Penulis : Devit
Read more ...

Obrolan Linux di Sekitar Kita

"Jangan menghitung anak ayam sebelum telurnya menetas"....
kalimat tersebut saya ambil dari perkataan Prof. Dumbledore kepada Harry Potter (dalam buku HP ke-6 -maaf, bukannya saya mau promosi buku HP) ketika Harry merasa terlalu yakin dengan apa yg akan ia hadapi di sekolahnya.

Mengapa saya masukkan dalam blog saya kali ini?

Sekedar berbagi pengalaman, ada beberapa cerita menarik yg saya alami (yg berhubungan dengan Linux tentunya) yg membuat saya menulis blog ini.

Yg pertama ketika saya pergi ke sebuah toko buku di Semarang Ketika saya melihat-lihat buku2 tentang kompuer, di samping saya ada 1 orang yg ketika melihat deretan buku2 Linux kemudian bertanya kepada temannya "Pernah memakai Linux?". Kemudian temannya menjawab "tidak, susah tuh" Kemudian saya bertanya pada diri saya sendiri, apa iya? padahal kan dia belum pernah memakai, kok bisa bilang susah?

Cerita kedua, ada kenalan dari teman saya yg baru saja membeli komputer bekas yg ternyata di dalamnya sudah terinstal Linux (entah distro apa yg dipakai). Kemudian kenalan teman saya tersebut langsung mengganti Linux dalm komputer dengan Windows (yg tentu saja tidak asli), dengan alasan Linux tidak lengkap. saya pun hanya tersenyum mendengar cerita ini. padahal kalau saya pikir, 1 CD windows hanya berisi OS komputer dan sedikit aksesoris, tanpa Office, editing dsb. (Bandingkan dengan Knoppix yg hanya 1 CD tapi tak hanya berisi OS, tapi juga banyak software lainnya seperti Office, multimedia, editing dsb)

Yg ketiga dari sebuah surat kabar, saya membaca tentang sebuah warnet yg memakai Linyux sebgai OS-nya. tapi begitu ada pelanggan yg datang, justru menanyakan komp mana yg pakai windows? sepertinya user warnet masih takutr memakai Linux

Yg keempat, suatu ketika adik sepupu saya yg kuliah di PTN lain menghubungi saya, dan minta izin untuk memakai komputer saya. memang say sedikit kuatir karena ketika itu saya sedang pulang kampung, dan saya yakin dia belum pernah menggunakan Linux sama sekali. akhirnya iapun saya izinkan dengan sedikit petunjuk melalui SMS. Uniknya ketika saya balik ke Semarang dan saya tanyakan "bagaimana komputernya/". ternyata dirinya tidak mengalami banyak kesulitan dan menjawab "Beda Linux dan Windows tidak terlalu jauh kok" (ketika itu saya memakai Mandriva 2005 dengan tambahan OpenOffice 2.0)

Dari 4 cerita di atas saya simpulkan, ternyata apa yg terjadi pada tokoh fiktif bernama Harry Potter pun banyak terjadi di alam nyata. Ya, banyak dari kita yg mengitung anak ayam sebelum telur menetas. Banyak pemakai (dan calon pemakai) komputer yg baru mendengar nama Linux saja sudah "keder" dan ogah memakainya.

Padahal saya yakin banyak di antara mereka yg belum pernah 'menghadapi" Linux sama sekali, tapi sudah telanjur pesimis Nyatanya adik sepupu saya yg langsung menggunakan Linux (saya yakin untuk pertama kali) tidak terlalu mengalami kesulitan, karena dari segi tampilan sudah tidak terlalu jauh dengan MS Windows, (bahkan bagi saya kelihatan lebih cantik n mudah dikonfigurasi dan dioprek

Saya akui saya juga baru mengenal Linux dan masih banyak yg harus saya pelajari. tapi dari pengalaman selama ini (dari hasil mencoba berbagai distro) saya dapat menyimpulkan sebenarnya Linux sudah tidak terlalu sulit digunakan, oleh para pemula sekalipun. Saya yakin Linux sudah cukup siap memasuki dunia Desktop dan digunakan untuk kerja sehari-hari. memang jujur saja, bukan berarti saya tidak menemui masalah. tapui. untungnya dengan sedikit usaha masalh sedikit-sedikit teratasi meski harus dengan trial n error, plus berulang kali install ulang.

So, buat teman-teman pemula sperti saya, jgn takut belajar Linux. Hitunglah anak ayam sesudah telur menetas. coba gunakan Linux terlebih dahulu baru tentukan mana yg mudah dan mana yg tidak, mana yg tangguh dan mana yg tidak. kalau mungkin masih ragu, bisa dimulai dengan menggunakan distro2 Live CD semacam Knoppix, SimplyMEPIS, SLAX dsb. Kalaupun ada sedikit kesulitan misal untuk konfigurasi hardware, instalasi software saya yakin, komunitas Linux dan Mr. Google akan membantu

Salam Linux dan Open Source

Catatan:
1. Apa yg saya tulis adalah pendapat pribadi yg berdasar dari pengalaman pribadi saya dalam menggunakan Linux.
2. Tulisan ini juga lebih saya tujukan untuk teman-teman sesama pemula di Linux seperti saya, tanpa punya maksud menggurui, hanya bermaksud berbagi pengalaman agar tidak terlalu takut menggunakan Linux

Sumber: linux.or.id
Read more ...

Tuesday, March 29, 2011

Jangan Takut Belajar Linux

Ingin belajar Linux tapi takut menginstalnya? atau cuma mau coba-coba dengan sistem berlogo penguin tersebut? Kalo jawabannya ya, berarti Anda mempunyai keinginan untuk menguasai Linux. Ada yang takut menggunakan linux dan masih dihantui oleh rasa tidak nyaman saat menggunakan linux. Semua perlu adanya penyesuaian dengan berbagai hal baru. Proses migrasi dari sistem yang lama (Windows) ke Linux tidak dapat dilakukan secara langsung. Hal ini dapat diatasi dengan berbagai cara. Diantaranya yaitu, Menggunakan Live-CD Linux, Menggunakan Virtual Machine, Menginstal kedalam harddisk didalam partisi Windows (sering dikenal dengan WUBI atau Windows Ubuntu Based Installer) hanya untuk distro Ubuntu dan keturunannya.


1. Gunakan Live-CD
Dengan menggunakan Linux dalam bentuk Live-CD (dapat langsung dijalankan tanpa perlu instalasi sebelumnya), Anda dapat belajar dengan memanfaatkan RAM sebagai tempat me-load kernel Linux dan mengatur resource. Disini Anda tidak perlu harddisk pun tidak apa-apa. Asalkan memenuhi syarat untuk dapat menjalankan Live-CD. Untuk mengetahuinya, coba jalankan Live-CD Linux dan buka file index di dalam CD.

2. Menggunakan Virtual Machine
Dengan adanya Virtual Machine (Mesin Virtual), Anda dapat menjalankan atau mengemulasikan beberapa mesin mulai dari x86, x64, ataupun yang lainnya. Misalnya Anda ingin mengemulasikan Linux didalam Windows, sehingga berjalan berdampingan (bersamaan) dan Anda tidak perlu booting ulang untuk menggunakan linux ataupun windows.

Beberapa program Virtual Machine yang cukup dikenal, diantaranya:
~~ Virtual Box
~~ CoLinux
~~ VMware
~~ QEMU
dan masih banyak yang lainnya. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan dalam menggunakannya.

3. Dengan WUBI (Windows Ubuntu Based Installer)
Metode yang ketiga ini yang saya ketahui hanya terdapat dalam distro (varian linux) Ubuntu , yang mana dari WUBI ini akan membuat sebuah image (file system berbentuk image file) linux seperti halnya Anda menginstal program biasa. Jadi disini Anda tidak akan diajak untuk mengatur partisi dan Anda hanya perlu partisi mana yang akan digunakan (sebaiknya gabung saja dengan windows). Tetapi ada kekurangannya, Anda tidak dapat belajar mengatur partisi harddisk dan berbagai hal lainnya seperti memilih berbagai macam software yang akan disertakan. Apabila Anda merasa linux itu terlalu sulit, Anda tinggal meng-uninstall-nya dari Control Panel. Modus ini saya sebut sebagai model safe, karena Anda tidak akan kehilangan data sedikitpun.

Dari sekian cara diatas, masih ada berbagai macam cara untuk mempermudah proses pembelajaran. Sistem pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan target pengguna, akan semakin mudah di praktikan. Semoga linux menjadi pilihan yang tepat dalam penggunaan sehari-hari baik dirumah, dikantor atau dimana saja.

Salam hangat pecinta linux.
Nice to be free and open source.

http://www.dahlan.web.id
Read more ...

Mencoba Linux dengan Distro Live CD

Kenapa banyak orang enggan memakai Linux? Banyak sekali penyebabnya. Ada yang beralasan kalau Linux itu sulit, terlalu banyak perintah berbasis teks, tampilan GUI-nya kurang menarik, dan masih banyak lagi alasan lain yang kadang-kadang nggak masuk akal.

Percaya deh, jika Anda sudah mengenal Linux, pasti akan tergila-gila dengan Linux. Selain gratis, Linux itu mempunyai banyak sekali potensi tersembunyi yang bisa kita eksplorasi lebih jauh. Kalau nggak, ngapain Google bela-belain pakai Linux di produk Android-nya.

Nah, buat yang masih ragu dan belum yakin seperti apa sih kemampuan Linux itu ada cara aman untuk mencobanya, yaitu dengan distro Linux Live CD.

Distro Live CD ini tidak perlu diinstall di komputer. Cukup masukkan CD yang berisi distro tersebut di drive CD ROM, lalu restart komputer. Dengan demikian Anda tidak perlu khawatir seandainya sistem operasi lain yang sudah ada di komputer akan hilang.

Anda tertarik untuk mencobanya? Ada beberapa distro yang layak Anda coba, yaitu antara lain:

Sumber : Linux.or.id
Read more ...
Designed By